Wajah Baru Skema Ponzi

Wajah Baru Skema Ponzi
Ilustrasi: trading forex

MONITORDAY.COM - Kerap disematkan stigma buruk di masyarakat, industri direct selling atau multilevel marketing nyatanya mampu berkontribusi besar terhadap perekonomian negara.

Industri ini menyumbang Rp16,4 triliun dari total konsumsi rumah tangga. 

Multi Level Marketing (ML) atau direct selling adalah industri yang berisiko tinggi. Pasalnya banyak sekali manipulator yang memanfaatkan model bisnis ini untuk mengumpulkan dana masyarakat secara ilegal melalui berbagai skema ponzi berkedok MLM.

Tak pelak, industri ini seringkali disalahartikan atau dicap sebagai bisnis yang menjual mimpi.

Untuk itu, Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) bertekad senantiasa mengawal industri ini yang ternyata mampu mendongkrak perekonomian negara secara signifikan terhadap PDB Indonesia yang didominasi konsumsi rumah tangga.

Data dari Kementerian Perdagangan di kuartal pertama 2021 saja mencatat sebanyak 0,26% dari konsumsi rumah tangga sebesar Rp1.468,8 triliun.

Industri MLM selalu diasosiasikan secara salah kaprah dengan money game, skema piramid, dan ponzi yang banyak merugikan masyarakat. Sejak didirikan 38 tahun silam, APLI sudah memberi batas tegas dari berbagai macam pola bisnis merugikan tersebut.

Dibidani pertama kali oleh Charles Ponzi pada 1920an skema bisnis investasi bodong ini nyatanya tidak pernah lenyap Seperti nama pencetusnya, skema ponzi selalu berevolusi, beradaptasi dan linier dengan perkembangan zaman.

Baru-baru ini pemerintah melalui kementerian perdagangan dan Bappebti sibuk membongkar pelbagai modus operandi yang memakai skema ponzi, salah satunya adalah menggunakan robot trading yang dioperasikan dalam perdagangan forex.

Sepanjang tahun lalu, misalnya, Bappebti telah memblokir 336 robot trading, yaitu Net89/SmartX, Auto Trade Gold, Viral Blast, Raibot Look, DNA Pro, EA 50, Sparta, Fin888, dan Fsp Akademi Pro, serta perusahaan lain yang sejenis.

Entitas-entitas tersebut telah melanggar hukum dengan menggalang dana masyarakat melalui paket-paket investasi dengan menggandeng pialang berjangka luar negeri yang tentunya tidak memiliki izin usaha sebagai pialang berjangka dari Bappebti.

Secara umum, selama 2021, selain opsi biner dan penawaran paket investasi forex berkedok penjualan robot trading, situs web yang diblokir adalah duplikasi situs web pialang berjangka yang memiliki perizinan dari Bappebti dan situs web introducing broker (perantara) dari pialang berjangka luar negeri, seperti OctaFX, FBS, dan sejenisnya.

Sebetulnya mudah untuk mengidentifikasi apakah perusahaan itu legitimate atau menjalankan skema ponzi, pertama dapat dilihat dari dari produk, platform MLM yang benar produknya jadi backbone.

Kedua dari mana komisinya didapat? Dalam money game dan ponzi, orang dibayar karena paket-paket daftar yang dijadikan buat komisi atau orang dibayar karena mengajak orang bergabung.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Kanny Soemantoro, skema ponzi ini selalu adaptif terhadap perubahan situasi dan zaman.

"Mau up and down situasi ekonomi kita, dia akan tetap ada, apalagi di masa pandemi jadi lebih terlihat karena orang punya harapan. Buktinya kasus yang terkahir kita tangani ekonomi kita sedang tidak ada masalah," kata Kanny.

Barangkali skema ini tidak akan pernah hilang sebab ponzi menyerang titik psikologis manusia. Kebodohan dan keserakahan.

Masyarakat harus hati-hati terhadap skema ponzi yang terbukti telah banyak merugikan. Secara praktis MLM tidak otomatis ponzi. 

Untuk menghindari ponzi jangan mudah terbujuk iming-iming bunga tinggi. Biasakan membaca profil perusahaan, laporan keuangan perusahaan.