Ternyata 5 Game Berikut Ini Digunakan Untuk Perekrutan Militer
beberapa negara berkembang dan organisasi tertentu memanfaatkan game sebagai 'tiket masuk' menjadi tentara militer.
LAKEYBANGET.COM - Aslinya game dibuat sebagai media hiburan untuk menghilangkan kebosanan. Hal ini tak dapat dipungkiri karena game sedikit banyak dapat menurunkan tingkat stres seseorang. Namun, apa jadinya jika game digunakan sebagai alat perekrutan instansi militer?
Ternyata game tidak selalu tentang permainan untuk melepas penat. Pasalnya, beberapa negara berkembang dan organisasi tertentu justru memanfaatkan game sebagai 'tiket masuk' menjadi tentara militer. Menurut mereka, game bisa dijadikan salah satu alat perekrut yang baik setelah menjalani serangkaian tes militer standar.
Tak perlu panjang lebar, berikut enam game yang digunakan untuk merekrut orang masuk militer.
Full Spectrum Warrior

Game Full Spectrum Warrior dikembangkan setelah terjadi hubungan kerja sama antara tentara Amerika Serikat dengan pengembang game konsol Pandemic Studios. Game yang dirilis tahun 2004 ini telah digunakan untuk merekrut tentara Angkatan Darat Amerika Serikat. Permainan ini juga dirancang untuk memperkuat nilai-nilai dan pelatihan Angkatan Darat.
America's Army

Amerika Serikat sudah menggunakan game sejak tahun 1980 untuk simulator pelatihan dalam berperang. Game yang digunakan untuk pelatihan tentara Amerika Serikat adalah Battlezone. Bahkan, militer Amerika Serikat sampai membangun dua prototipe tentara Battlezone ke dunia nyata untuk berkolaborasi dengan tentara mereka di masa depan.
Tak berhenti sampai di situ saja, mulai tahun 2002 Amerika Serikat terus mengembangkan video game multi-player (FPS) First Person Shooter, America's Army: Proving Grounds untuk merekrut tentara keamanan. Sejak saat itu, video game menjadi salah satu alat perekrut tentara militer di Amerika Serikat.
Arma 3

Salah satu media berita di Mesir melaporkan bahwa ISIS telah menggunakan game Arma 3 sebagai alat perekrut militer. Game tersebut mereka pakai untuk meningkatkan moral pasukannya dan merekrut anak-anak ke dalam angkatan bersenjata ISIS. Kabarnya, jika tentara ISIS sudah banyak, mereka berniat untuk menguasai bagian-bagian dari Irak dan Suriah.
Grand Theft Auto 5

ISIS ingin menambah jumlah pasukan dan melatih pejuangnya menggunakan video game Grand Theft Auto 5. Menurut ISIS, apa yang dimainkan di game tersebut hampir sama dengan medan perang yang sesungguhnya. Dengan kata lain, jika kamu memainkan game Grand Theft Auto 5, maka kamu berkesempatan menjadi anggota ISIS.
Operation Sleeper Shark

Setiap Angkatan Laut Amerika Serikat harus mampu memecahkan kode dari atasan. Oleh karena itu, pihak Angkatan Laut membuat game kriptografi bernama Operation Sleeper Shark untuk merekrut semua orang yang berkeinginan menjadi pasukan Angkatan Laut Amerika Serikat.
Siapa yang dapat menyelesaikan game akan diberikan penghargaan dan sertifikat yang bisa digunakan sebagai tiket masuk untuk menempuh karir di Angkatan Laut Amerika Serikat




