Sutradara Joko Anwar, Keluhkan Sulitnya Temukan Penulis Skenario Film Yang Bagus

Sutradara film Mengabdi Setan, Joko Anwar jelaskan soal indikator film bagus menurutnya terbagi dalam dua hal yaitu dari sisi keindahan dan teknik. "Indikatornya (film bagus) gampang, film itu ada dua secara estetika sama teknis. secara teknis harus memenuhi standar secara estetika itu harus baik," ujar Joko Anwar di CGV Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (12/12).

Sutradara Joko Anwar, Keluhkan Sulitnya Temukan Penulis Skenario Film Yang Bagus

LAKEYBANGET.COM - Sutradara film Mengabdi Setan, Joko Anwar jelaskan soal indikator film bagus menurutnya terbagi dalam dua hal yaitu dari sisi keindahan dan teknik.

"Indikatornya (film bagus) gampang, film itu ada dua secara estetika sama teknis. secara teknis harus memenuhi standar secara estetika itu harus baik," ujar Joko Anwar di CGV Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (12/12).

"Kalau mau bikin film kan ada teknis sinematogrfianya, kan bisa dihitung pake lightmeter. Kalau estetika pilihan warna segala macem, jadi secara teknis bisa dihitung tapi semua itu harus dibuat untuk sebuah storytelling," jelasnya.

Saat ditanya soal pandangannya terhadap film Indonesia dewasa ini, dia menilai film Indonesia masih kurang bagus, salah satunya adalah di bagian penulisan skenario.


"Tulang punggung sebuah film adalah skenario. Skenario film indonesia masih banyak yang kurang bagus karena di sini kita kekurangan penulis skenario. Sari semua SDM yang kurang paling vital adalah penulis skenario, yang bagus bisa dihitung pakai jari," jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan kalau film-film yang sudah sampai ke penonton Indonesia tahun ini masih berada dalam standar kurang bagus.

"Aku berpikir film itu industri kita akan sehat kalau yang bagus itu paling tidak sepertiga dari film yang beredar.  Tahun ini kayaknya kurang dari 10 persen deh yang bagus," tuturnya.