Sinematografer Suriah Tidak Diizinkan Menghadiri Oscar 2017
Kebijakan Donald Trump tentang pelarangan berupa larangan masuk ke Amerika Serikat bagi orang-orang dari 7 negara berpenduduk mayoritas Muslim
LAKEYBANGET.COM – Kebijakan Donald Trump tentang pelarangan berupa larangan masuk ke Amerika Serikat bagi orang-orang dari 7 negara berpenduduk mayoritas Muslim, berdampak kepada Khaleed Khateeb.
Sinematografer dari Suriah ini seharusnya dapat menghadiri Piala Oscar 2017 karena filmnya yang berjudul “The White Helmets” masuk dalam nominasi Oscar 2017 ini.
Khateeb dijadwalkan untuk tiba di Los Angeles pada Sabtu (25/2) menggunakan penerbangan Turkish Airlines dari Istanbul, Turki. Namun rencana perjalanan tersebut telah dibatalkan setelah pejabat pemerintah Amerika Serikat melaporkan penemuan "infomasi menghina" terkait Khateeb.

"The White Helmets", sebuah film dokumenter berdurasi 40 menit produksi Netflix yang dinominasikan untuk kategori Best Documentary Short. Jika film tersebut memenangkan Oscar, piala Oscar akan yang diberikan kepada Sutradara Orlando von Einsiedel dan produser Joanna Natasegara. Adapun Khateeb merupakan salah satu dari tiga orang yang disebutkan dalam credit title sinematografi film tersebut.
Film dokumnter tersebut berfokus pada kisah petugas penyelamat yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan Suriah yang terdampak oleh perang saudara. Banyak anggota dari kelompok penyelamat itu yang telah dibunuh oleh pasukan udara Presiden Suriah Bashar Assad. Kelompok itu juga dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian tahun lalu.
Khateeb telah mendapatkan visa untuk menghadiri seremoni Oscar bersama bintang-bintang Hollywood. Namun pihak berwenang Turki menahannya pada pekan ini, berdasarkan keterangan dari koresponden internal pemerintah Amerika Serikat, dan tiba-tiba ia membutuhkan surat pernyataan melepaskan tuntutan paspor dari Amerika Serikat untuk memasuki negara itu.
Koresponden tersebut menyatakan Khateeb tak akan menerima surat tersebut. Tidak ada penjelasan dari koresponden tersebut mengapa Turki menahan Khateeb.
sumber: Associated Press




