Setelah Donald Trump Dilantik 20 Januari 2017

Akankah secara global terjadi kemunduran nilai-nilai demokrasi yang selama ini dipercaya?

Setelah Donald Trump Dilantik 20 Januari 2017
Donald Trump (National Review)

MONDAYREVIEW.COM - Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat bagi beberapa kalangan merupakan kejutan tersendiri. Bagaimana bisa Trump dengan ide-ide kontroversialnya menjadi pemenang di pemilihan presiden di negeri yang mengaku sebagai kampiun demokrasi. Kemenangan Trump sesungguhnya merupakan trend global yang terjadi. Di negara-negara Eropa partai-partai sayap kanan dengan ide-ide antiimigran, diskriminatifnya pun menguat.

Munculnya sosok seperti Trump sesungguhnya replika dari suatu era. Bagaimana Amerika Serikat yang selama ini mengagung-agungkan demokrasi dengan nilai-nilai positifnya, akan menghadapi ancaman kemunduran demokrasi. Hal itu bisa terjadi jika Trump mewujudkan kata-kata di kampanyenya. Bayangkan bagaimana diskrimnasi yang bisa dihasilkan Trump kepada imigran asal Meksiko, warga muslim Amerika Serikat.

Trump di sisi lain merupakan harapan akan kegalauan warga Amerika Serikat. Kebijakan proteksionisme di bidang perekonomian merupakan harapan agar industri Amerika Serikat dapat survive dan menguat lagi. Proteksionisme juga diharapkan dapat mencegah pengangguran semakin menganga di Amerika Serikat. Sementara itu ide “superioritas kulit putih” seakan menjadi konsep perlindungan warga kulit putih vis a vis terhadap para imigran di Amerika Serikat yang semakin bersinar.

Setelah Donald Trump dilantik pada 20 Januari 2017 akankah secara global terjadi kemunduran nilai-nilai demokrasi yang selama ini dipercaya? Sesungguhnya demokrasi merupakan perjuangan dari warga negara dan warga dunia. Tiap dari kita bisa mengambil peran dalam kapasitas apa pun.