Sekjen PDIP: Klaim Menang Berdasarkan Survei Kerdilkan Suara Rakyat
Klaim menang berdasarkan survei telah mengerdilkan dan menyederhanakan ‘kebenaran suara rakyat’.
MONDAYREVIEW.COM- Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa klaim telah menang pada pilgub DKI Jakarta berdasarkan survei dari sejumlah lembaga survei telah mengerdilkan dan menyederhanakan ‘kebenaran suara rakyat’. Hasto justru menuding bahwa hal tersebut merupakan respon dari kepanikan pasangan Anies-Sandi yang trendnya semakin menurun dibanding Basuki-Djarot.
"Dalam psikologi politik, pidato singkat yang disampaikan oleh Pak Prabowo dalam akhir masa kampanye tersebut justru harus dibaca terbalik. Kubu Anies- Sandi menampilkan kekhawatiran atas trend elektabilitas yang terus menurun akibat kesalahan strategi kampanye yang menampilkan wajah politik yang berbeda dengan tradisi kebudayaan bangsa Indonesia yang dikenal toleran, welas asih, dan suka bermusyawarah," kata Hasto seperti dirilis RMOL, Selasa (18/4).
Hasto menuturkan bahwa hasil survei terkadang memiliki tingkat akurasi yang masih diragukan. Sehingga dia menganggkap mengklaim telah menang berdasarkan hasil survei merupakan kemenangan fantastis. Bukan kemenangan yang sesungguhnya.
"Kami tidak mau mengerdilkan suara rakyat yang dimanipulasi dengan klaim kemenangan yang seolah fantastis sebagaiman ditampilkan lembaga survei pimpinan Denny JA. Suara rakyat sangatlah sakral, karena menentukan nasib lebih dari 9.6 juta penduduk Jakarta. Ini adalah Pilkada rakyat, bukan pilkada survei," jelasnya.
Lebih lanjut Hasto menuturkan Pilkada 19 April 2017 seharusnya menjadi momentum menampilkan peradaban politik Indonesia yang lebih mengedepankan program dan gagasan yang visioner bertumpu pada solusi atas persoalan fundamental masyarakat DKI Jakarta. Bukan malah menyudutkan salah satu pasangan.
"Semua pihak sepakat bagaimana mewujudkan pilkada yang demokratis, yang dilaksanakan secara luber dan jurdil. Marilah kita wujudkan politik yang berkedaban dan kita kedepankan sikap kenegarawanan. Biarlah rakyat DKI yang menjadi hakim terbaik," demikian Hasto.
Seperti diketahui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam sambutannya di hadapan kader Gerindra bahwa pasangan Anies-Sandi berdasarkan hasil bacaan aneka riset lembaga survei unggul dari paslon nomor 2, Basuki-Djarot. Dan meminta agar seluruh kader dan relawan menjaga dan mengawal pelaksanaan pilkada berlangsung jujur,adil dan tanpa kecurangan.




