Sejumlah Pasar di Bandung Dipercantik dengan Mural

Perusahaan Daerah Pasar Kota Bandung melibatkan seniman untuk mempercantik pasar tradisional.

Sejumlah Pasar di Bandung Dipercantik dengan Mural
Mural di Pasar Cihapit (Seputar Bandung Raya)

MONDAYREVIEW.COM – Dalam film Alexandria dan serial Surat Cinta Untuk Starla terdapat tokoh pria yang gemar membuat mural. Mural sebagai sebuah karya seni memang masih mengalami resistensi. Dikarenakan mural dianggap sebagai sebuah tindakan vandalisme yang merusak keindahan kota. Pihak pemerintah terkadang memburu para pelukis mural dan menjadikan mereka pesakitan.

Gambar mural sendiri sebagai bentuk ekspresi, bisa menjadi artikulasi untuk menyuarakan pesan-pesan tertentu. Sementara itu titik temu berhasil diraih dalam menata Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat. Perusahaan Daerah Pasar Kota Bandung melibatkan seniman untuk mempercantik pasar tradisional. Hal itu tak terlepas dari peran seniman yang juga dosen Program Studi Kriya Tekstil Institut Teknologi Bandung (ITB), John Martono. Pada akhir pekan kemarin, bersama sejumlah seniman dan mahasiswa, dinding los pedagang kaki lima di Pasar Kosambi pun digambar mural.

Bukan kali ini saja hal tersebut dilakukan John Martono dan teman-temannya. Tahun lalu, John bersama seniman lainnya juga membuat mural di Pasar Cihapit, Kota Bandung.

Pembuatan mural diharapkan menjadi ciri khas pasar tersebut dan membuat warga tertarik berbelanja di sana.

“Kalau pasarnya gelap, mungkin tak akan menarik. Tetapi, dengan mural berbagai warna, menjadi daya tarik orang untuk datang dan berbelanja,” ujar John Martono seperti dilansir

Kompas.