Robohnya Juara Bertahan Liga Inggris Tahun Lalu: Leicester City

Leicester menyalip rekor buruk Ipswich Town di musim 1962-1963.

Robohnya Juara Bertahan Liga Inggris Tahun Lalu: Leicester City
Jamie Vardy (USA Today)

LAKEYBANGET.COM - Musim kemarin bagaikan kisah Cinderella bagi Leicester City. Terbiasa berada di batas hidup dan mati di area zona degradasi, Leicester City di musim 2015-16 berhasil menjadi kampiun Liga Inggris. Kisah Leicester begitu inspiratif hingga ingin diangkat jadi film.

Lain musim kemarin, lain sekarang. Tim besutan Claudio Ranieri seakan kembali ke habitatnya. The Foxes baru mengumpulkan 21 poin dari 23 laga. Leicester pun menjadi juara bertahan terburuk Liga Inggris yang paling sedikit mengumpulkan poin dari 23 partai. Leicester menyalip rekor buruk Ipswich Town di musim 1962-1963. Ipswich ketika itu mengoleksi 21 poin dari 22 laga sebagai juara bertahan.

Leicester saat ini terdampar di peringkat ke-16 dan hanya berselisih 2 poin dari zona degradasi. Leicester bahkan belum pernah mencetak gol di Liga Inggris di tahun kalender 2017. 

“Kami memiliki masalah dalam mencetak gol dan kami kebobolan banyak gol. Yang pasti, kami harus bereaksi setelah ini,” kata Ranieri seperti dilansir BBC Sport.

Dalam urusan mencetak gol, mesin gol Jamie Vardy memang kerontang musim ini. Vardy baru mampu mencetak 5 gol musim ini, padahal musim kemarin ia mampu mendonasikan 24 gol untuk Si Rubah.

Kekalahan tengah pekan ini atas Burnley membuat skuat asuhan Ranieri mencatatkan 3 kekalahan beruntun. Yang lebih memprihatinkan adalah catatan tandang Leicester City yang hingga saat ini belum mampu mencatatkan kemenangan di kandang lawan.

Ranieri sendiri di musim ini memang tidak mematok target yang tinggi. Targetnya serupa dengan musim lalu: 40 poin. 40 poin sendiri dipercaya sebagai angka yang cukup untuk lolos dari zona degradasi.

“Sejak awal target kami adalah 40 poin dan kami harus fokus berjuang untuk mendapatkan hal itu,” kata Ranieri.