Potret Kehidupan Muslim Rohingya di Pengungsian

Menurut data PBB, lebih dari 69 ribu masyarakat Rohingya mengungsi karena tragedi tersebut

Potret Kehidupan Muslim Rohingya di Pengungsian
Mohammad Ponir Hossain - Reuters

MONDAYREVIEW.COM – Bicara mengenai Tragedi Rohingya, tak lepas dari konflik keagamaan. Menurut data PBB, lebih dari 69 ribu masyarakat Rohingya mengungsi karena tragedi tersebut. Bangladesh merupakan salah satu tujuan tempat pengungsian. Puluhan ribu warga Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh dalam 4 bulan terakhir, setelah desa-desa mereka di Rakhine, Myanmar, diserang aparat setempat.

Konflik yang timbul ini diakibatkan setelah 9 orang polisi Myanmar meregang nyawa akibat serangan yang diklaim dilakukan oleh militan Rohingya.

PBB yang mendapatkan laporan dari warga Rohingya yang telah diperlakukan layaknya binatang, dipukul, dibunuh dan diperkosa oleh tentara Myanmar, melakukan protes terhadap Pemerintah Myanmar.

Aung San Suu Kyi yang mewakili pemerintah Myanmar, menolak laporan tersebut. Ia bersikeras bahwa masalah yang terjadi dengan masyarakat di daerah Rakhine adalah masalah internal.

Salah satu tempat pengungsian etnis Rohingya di Bangladesh adalah Kamp Pengungsian Kutupalong di Cox's Bazar, daerah perbatasan antara Bangladesh dan Myanmar.

Lalu seperti apa kehidupan Muslim Rohingya di pengungsian Bangladesh? Foto-foto ini menjawabnya

Dua anak makan siang di dalam rumah darurat.

 Kembali ke rumah darurat saat sore hari.

Anak-anak mengambil air dengan guci.

Seorang anak mengangkat guci berisi air.

Menjemur pakaian di kamp pengungsian.

sumber: Mohammad Ponir Hossain - Reuters