Muhammadiyah Mengkritisi Tanggapan Lunak Jokowi Soal Kebijakan Trump
Padahal Indonesia merupakan negara mayoritas muslim dan memiliki dasar politik luar negeri bebas aktif.
MONDAYREVIEW.COM - Perintah eksekutif Presiden AS, Donald Trump menuai kontroversi secara luas. Perintah eksekutif tersebut melarang pengungsi dan warga muslim dari tujuh negara untuk masuk ke Amerika Serikat. Ketujuh negara itu yakni Suriah, Irak, Iran, Libya, Sudan, Somalia dan Yaman.
Sayangnya Presiden Joko Widodo memilih untuk bersikap lunak menyikapi kebijakan tersebut. Jokowi beralasan kebijakan Trump tak berdampak kepada Indonesia. Padahal Indonesia merupakan negara mayoritas muslim dan memiliki dasar politik luar negeri bebas aktif. Indonesia semestinya aktif mengusung negara-negara dunia untuk menentang keputusan Trump.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah Indonesia seharusnya bersikap tegas terhadap kebijakan diskriminatif tersebut.
“Sudah sewajarnya pemerintah Indonesia menyampaikan sikap sebagai suatu bentuk solidaritas,” kata Mu’ti seperti dilansir Republika (31/1).
Menurut Mu’ti, sebagai negara berdaulat dan sesuai dengan politik luar negeri yang bebas, Indonesia tidak perlu khawatir mengkritik AS.




