Milenial Mampu Awaki BUMN, Ini Kata Harry Patria
Masa depan BUMN akan menjadi sangat terbantu dengan pengintegrasian kekuatan-kekuatan milenial didalamnya.
MONITORDAY.COM - VP Corporate Planning & Business Development PT Berdikari (Persero), Harry Patria menilai langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan holding sudah sangat tepat.
Pembentukan holding BUMN Erick Thohir kali ini berbeda dengan Menteri BUMN sebelumnya, karena memilih Milenial sebagai tonggak penting mengawaki BUMN agar bisa berdaya saing yang kokoh di pasar domestik dan mampu bersaing di pasar regional dan bahkan di pasar global.

" Tertuang di Key Performance Indikator (KPI) no 5 BOD-1 dari millenial usia di bawah 40 tahun yang disiapkan menjadi pimpinan BUMN," ujar Harry Patria saat menjadi tamu redaksi di Monday Media Group, Senin (30/11/2020).
Diakui Harry yang juga Ekonom Milenial, Erick memutuskan Milenial ini karena BUMN selama ini dikenal dengan catatan yang kurang memuaskan dalam hal Leadership, Fleksibilitas dan Efisiensi. Ketiga ini berada di generasi milenial yang sejauh ini telah terbiasa dengan speed dan flexibility.
Harry yang juga lulusan terbaik dan tercepat master ekonomi dan doktor manajemen strategi Universitas Indonesia ini mengatakan bahwa perekrutan milenial sebagai front liner di BUMN tidak terlepas dari keinginan Erick untuk mengubah stigma budaya kerja di perusahaan pelat merah yang selama ini terkesan kaku dan birokratis ke arah dinamis, cepat bergerak dan adaptif dengan tekhnologi. .
Harry juga menyoroti kebijakan Presiden Jokowi memilih sejumlah menteri milenial seperti Erick Thohir, Nadiem Makariem dan Wishnuutama. Mereka adalah sosok yang anak muda Indonesia tentang sosok yang mampu mengembangkan diri, bahkan ekspansif dalam dunia usaha pasca Orde Baru.
Begitupun dengan opsi Erick memilih kalangan milenial, masa depan BUMN akan menjadi sangat terbantu dengan pengintegrasian kekuatan-kekuatan anak muda dalam pengelolaan BUMN.
“Dalam arti kata lain, karena kaum milenial adalah masa depan bangsa, maka simbiosis produktif antara BUMN dan kaum milenial turut menentukan masa depan bangsa secara signifikan,” Pungkas Harry yang juga Dosen strategi bisnis SBM MBA ITB.




