Menlu: Penyambutan Raja Salman Tak Seheboh yang Dikira Publik

Memteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan persiapan penyambutan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud sebenarnya tidak seheboh yang dikira publik.

Menlu: Penyambutan Raja Salman Tak Seheboh yang Dikira Publik
Raja Salman/Istimewa

MONDAYREVIEW.COM, Jakarta - Memteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan persiapan penyambutan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud sebenarnya tidak seheboh yang dikira publik.

Menurut Retno, penyambutan kedatangan kepala negara ini bukanlah pertama kali yang dilakukan Indonesia. Indonesia sudah berulang kali menyambut pemimpin negara. Dan semua persiapan yang dilakukan selalu sama, karena sudah berulang kali dipraktikan

"Mulai dari masalah pengamanan substansi, maupun hal lain semuanya sudah sesuai dengan prosedurnya," ujar Menlu usai dipanggil Presiden Joko Widodo, kemarin (27/2).

Retno mengatakan, terdapat dua misi dari kedatangan Raja Salman ke Indonesia ini. Di bidang politik, kunjungan ini tergolong sejarah. Pasalnya, kunjungan terakhir raja Arab Saudi terjadi pada 1970.

"Kemudian kunjungan ini juga akan menunjukkan hubungan yang baik bagi Indonesia dan Saudi. Ada komitmen dari kedua belah pihak untuk saling mendekatkan diri," pungkasnya.