Menangkan Ahok-Djarot, Golkar Konsolidasi Tiga Elemen Kekuatan Muslim
Pada Pilgub DKI Jakarta putaran dua suara muslim sangat diperhitungkan dan diperebutkan.
MONDAYREVIEW.COM- Pada Pilgub DKI Jakarta putaran dua suara muslim sangat diperhitungkan. Suara muslim akan menjadi penentu pasangan mana yang akan memimpin DKI Jakarta untuk lima tahun kedepan.
Hal tersebut juga dilakukan oleh Partai Golkar untuk memenangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat. Partai Golkar yang memiliki tiga kekuatan muslim, yakni Al-Hidayah, Majelis Dakwan Islamiah, dan Satker Ulama akan melakukan konsolidasi kekuatannya.
“Kekuatan inilah yang akan dikerahkan untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarotpada putaran kedua Pilkad Jakarta," kata Nurson Wahid pada acara Pengajian Golkar dan Konsolidasi Saksi Golkar se-Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (29/3)
Nusron yang merupakan Ketua Korbid Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I (Jawa dan Sumatera) mengungkapkan konsolidasi kekuatan islam tersebut bertujuan untuk memperkuat barisan memenangkan paslon nomor dua ini.
Nurson menambahkan Jakarta Selatan yang merupakan basis pemilih paslon no 3 ini akan menjadi target. Maka itu barisan kekuatan muslim harus diperkuat untuk memenangkan Ahok-Djarot.
" Kita lakukan pendekatan dan sayap partai yang bisa melakukan itu adalah elemen kekuatan Islam Golkar ini," jelasnya.
Sementara itu, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa Islam Rahmatan Lilalamin memang harus dibumikan di Jakarta. Maka itu, mantan Bupati Blitar ini sangat mengapresiaai langkah Golkar dengan menggelar pengajian yang sejuk dan damai.
"Islam itu damai dan sejuk. Seperti ini yang kita harapkan, bukan sebaliknya," katanya.
Perlu diketahu pengajian yang mengusung tema “'Membumikan Islam Rahmatan Lilalamin” juga dihadiri Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi, tokoh muda NU KH Taufik Damas, dan para kader Golkar wilayah Kecamatan Pesanggrahan.




