Mata-mata Digital Sejak Dulu Kala Hingga Kisah Novel
Di novel 1984 terdapat kalimat populer 'Big Brother is watching you',
MONDAYREVIEW.COM – Pernah membaca novel 1984 karya George Orwell? Pernah menonton film Snowden? Baik novel maupun film tersebut memaparkan bagaimana tangan kekuasaan dengan semena-mena melancarkan strategi pengawasan kepada rakyat kebanyakan.
Di novel 1984 terdapat kalimat populer “Big Brother is watching you”, hal yang menunjukkan bagaimana terjadi pengawasan dalam berbagai tindak tanduk. Bahkan dikenal istilah Polisi Pikiran yang mengawasi pikiran dan melakukan doktrinisasi.
Di film Snowden, bagaimana Edward Snowden menjadi whistle blower yang menunjukkan bagaimana National Security Agency (NSA) mengumpulkan data percakapan, data elektronik dari warga negara Amerika Serikat dan warga negara sekutu Amerika Serikat. Snowden mengungkap bagaimana paranoid terhadap ancaman teroris yang menjadi latar belakang pemerintah Amerika Serikat melakukan pengawasan skala besar pada lintas komunikasi warga kebanyakan.
Maka ketika pada Selasa (7/3) Wikileaks merilis informasi bahwa Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) selama bertahun-tahun meretas alat-alat elektronik, berita tersebut telah memiliki narasi sejarah sebelumnya. Hampir semua gawai, menurut Wikileaks, rentan terhadap peretasan. CIA bisa merekam percakapan warga lewat berbagai perangkat elektronik. CIA juga dapat mengatasi enkripsi yang diterapkan dalam komunikasi via WhatsApp.
Dengan demikian mata-mata digital bukan sekadar imajinasi dari penyuka teori konspirasi ataupun sekadar kisah dalam novel. Mata-mata digital nyatanya benar terjadi dan siap mengawasi lalu lintas komunikasi yang ada.




