Komisi VIII Minta BIN Ungkapkan 50 Penceramah yang Dianggap Radikal
Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily meminta Badan Intelegen Negara (BIN) mengungkapkan ke publik terkait 50 penceramah yang dianggap radikal.
MONITORDAY.COM - Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily meminta Badan Intelegen Negara (BIN) mengungkapkan ke publik terkait 50 penceramah yang dianggap radikal.
"Jika BIN menilai bahwa paham radikal itu dilakukan para penceramah dan selama ini berafiliasi kemana organisasi jika memang mereka memiliki jaringannya, mungkin sebaiknya diumumkan saja nama-namanya agar publik tahu," ujar Ace kepada wartawan, Rabu (21/11).
Ditambahkan Ace, Komisi VIII DPR RI telah melakukan pembahasan terkait penceramah atau muballigh bersama Kemenag.
"Komisi VIII pernah menyepakati dalam sebuah rapat kerja dengan Menteri Agama RI tentang penceramah atau mubaligh," kata Ace.
Lebih lanjut ia meminta pihak kepolisian bersama BIN agar tidak membiarkan hal ini karena dianggap bisa mengancam persatuan NKRI.
"Kepolisian dan BIN tidak bisa membiarkan pihak-pihak yang selalu menebarkan kebencian itu bebas menyeru kepada tindakan yang mengarah pada tegaknya NKRI ini," tandasnya.




