Kelak, Siswa yang Tak Lulus UN Tetap Bisa Masuk Perguruan Tinggi

Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor, Apendi Arsyad, mengatakan ujian nasional (UN) kini sifatnya hanya untuk pemetaan dan perkembangan anak.

Kelak, Siswa yang Tak Lulus UN Tetap Bisa Masuk Perguruan Tinggi
UN

MONDAYREVIEW.COM, Bogor - Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor, Apendi Arsyad, mengatakan ujian nasional (UN) kini sifatnya hanya untuk pemetaan dan perkembangan anak.

Kelak, untuk masuk ke perguruan tinggi tidak mutlak menggunakan hasil UN. Sehingga meski anak tidak lulus UN, tetap bisa melanjutkan studi, hanya saja sekolahnya nanti dicap tidak mumpuni.

“Jadi tidak terlalu berpengaruh, hanya pemetaan saja. Tidak lulus UN tetap bisa diterima. Setiap PT (perguruan tinggi) kan tidak mengharuskan lulus UN,” tandasnya.

Di sisi lain, Bogor belum sepenuhnya mampu menampung Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Informasi yang dihimpun UNBK di Kabupaten Bogor hanya mampu diikuti sebanyak 144 SMP, dari total 616 SMP yang menggelar UN.

"Artinya hanya 15.939 siswa yang tahun ini UN menggunakan komputer, atau 26 persen dari total keseluruhan 61.218 siswa SMP di Kabupaten Bogor yang mengikuti UN," pungkasnya.