Kedatangan Raja Salman di Tengah Indonesia yang Bergejolak

Indonesia sedang dihadapkan pada kasus penistaan agama yang menyedot perhatian publik hingga berulang kali turun ke jalan.

Kedatangan Raja Salman di Tengah Indonesia yang Bergejolak
Raja Salman

MONDAYREVIEW.COM – Kedatangan Raja Salman ke Indonesia pada Maret 2017 menarik perhatian publik yang begitu luas. Simaklah pemberitaan di televisi, media cetak, media online yang serempak dengan berbagai sudut mengulas kedatangan Raja Salman.

Di media sosial, informasi dan persepsi pun berhamburan. Ada yang menyambutnya dengan syukur, ada yang menyambutnya dengan kenyinyiran. Kedatangan Raja Salman dari Arab Saudi ke Indonesia pada momentum yang khas bagi negeri ini. Indonesia sedang dihadapkan pada kasus penistaan agama yang menyedot perhatian publik hingga berulang kali turun ke jalan. Indonesia juga sedang diguncang isu investasi dan kedatangan tenaga kerja dari China. Dalam skala yang lebih luas friksi horizontal sedang mengental. Dan Raja Salman datang ke Indonesia diantara narasi tersebut.

Menyoal perekonomian juga menjadi perbincangan khalayak. Akankah Arab Saudi menanam investasi di Indonesia dalam jumlah besar? Apakah Arab Saudi tengah mengalami penurunan ekonomi? Kedua hal tersebut menjadi isu yang diperbincangkan oleh publik.

Kedatangan Raja Salman hari ini juga disambut dengan asosiasi berupa sambutan dalam aksara Arab. Hal ini seperti terlacak dari koran Republika dan Pemerintah Kota Depok berikut.

Image may contain: 1 person

Koran Republika sendiri lahir dibidani oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia serta menyuarakan suara umat Islam. Sementara itu Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad merupakan politikus dari Partai Keadilan Sejahtera.

1-9 Maret 2017 pemberitaan tentang Raja Salman masih akan terus terjadi. Dialektika juga masih akan terjadi di tengah masyarakat. Dan semoga negeri dan rakyat Indonesia mendapatkan simbiosis mutualisme dari kunjungan Raja Salman.