Kamera di Motor Pembalap MotoGP Tahun 1985 Ini Bikin Ngakak

Balapan MotoGP seri GP Italia di Sirkuit San Marino berlangsung begitu panas.

Kamera di Motor Pembalap MotoGP Tahun 1985 Ini Bikin Ngakak
Marc Marquez

LAKEYBANGET.COM - Balapan MotoGP seri GP Italia di Sirkuit San Marino berlangsung begitu panas. Ya, balapan yang digelar pada Minggu (11/9) malam WIB ini menampilkan aksi saling salip antara Dani Pedrosa, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo. Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, pun keluar sebagai juara setelah terakhir kali menjuarai GP San Marino pada 2010 lalu.

Buat sobat LakBan yang menyaksikan balapan tersebut, pasti terpacu emosinya. Semua itu tidak lepas dari perkembangan teknologi canggih yang mendukung siaran balapan kuda besi ini. Salah satu teknologi canggih yang paling mendukung balapan MotoGP adalah kamera yang tersemat pada motor masing-masing pembalap. Dengan kamera tersebut penonton bisa melihat dengan detail aksi saling over taking dari para rider MotoGP.

Namun, tahukah sobat LakBan kalau proses perkembangan kamera pada motor balap ride MotoGP tidaklah tercipta instan? Mengutip dari berbagai sumber, di ajang balap MotoGP ini ada kamera yang disematkan di dalam MotoGP yang disebut dengan kamera analog. Kamera analog merupakan jenis kamera yang paling sering dipakai dalam ajang balap MotoGP.

Sejarah penggunaan kamera untuk motor di ajang balap MotoGP dimulai sejak tahun 1985 dan waktu itu kamera lensa masih lebar dengan menggunakan merk Fujifilm yang dipasang pada ekor belakang. Nah, motor yang pertama kali menggunakan kamera tersebut adalah motor Rothmans Honda NS500 miliki Randy Mamola. Kamera ini memiliki bentuk yang lumayan cukup besar dan mempunyai bobot berat sekitar 715 gram, tak hanya kamera saja tapi juga disematkan kontrol unit yang memiliki berat 610 gram.

Jika ditotal, maka berat keseluruhan kamera dan unit kontrolnya menjadi 1325 gram. Kamera tersebut memang masih dalam tahap uji coba, pasalnya pada masa itu ajang balap MotoGP akan mulai disiarkan lewat TV maka Dorna selaku pemilik hak siar MotoGP membuat rencana untuk mengembangkan kamera tersebut yang terintegrasi dengan motor. Dorna bekerjasama dengan pabrikan motor untuk membuat kamera analog yang jumlahnya banyak agar bisa ditempatkan di berbagai posisi di motor pembalap motoGP.

Akhirnya kurang lebih pada tahun 1998 Motorcycle Sport Manufactur’s Association (MSMA) membuat peraturan yang mewajibkan motor yang mengikuti grand prix harus menggunakan kamera. Pada tahun 2002 mengikuti perkembangan zaman, kemajuan teknologi ,kamera on board pertama kali diperkenalkan di Sirkuit Jerez saat itu “il dotter” Valentino Rossi menggunakan kamera on board di motor Repsol Honda miliknya sebanyak 2 kamera.

Ditahun 2010, kamera on board mengalami perubahaan dan kamera tersebut tidak lagi digunakan karena muncul lagi teknologi baru yaitu Gyroscopic On Board. Teknologi kamera ini pertama kali digunakan di Sirkuit Sachsenring oleh Valentino Rossi . Jika pada kamera on board konvensional gambar yang ditangkap akan mengikuti gerakan miring motor maka pada kamera yang sudah menggunakan teknologi gyroscopic on board ini mampu mengambil perpektif view sejajar dengan aspal walapun rider sedang melakukan cornering alias posisi rebah.