Inilah Definisi Banjir-Genangan Versi Djarot dan Foke

'Kalau banjir itu satu dua hari air di situ. Sedangkan genangan air itu lewat,' jelas Foke.

Inilah Definisi Banjir-Genangan Versi Djarot dan Foke
Fauzi Bowo (teropong senayan)

MONDAYREVIEW.COM – Apakah yang terjadi di Jakarta setelah hujan intens turun adalah banjir? Hal tersebut ditampik oleh Wakil Gubernur Pejawat DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Ia menyebutnya sebagai genangan. Djarot mengatakan banjir setinggi 70 cm yang ada di Kampung Arus RW 02, Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur hanyalah genangan. Ia menyatakan genangan tersebut sudah surut.

“Ya makanya tadi malam saya cek. Ini bukan banjir, tapi tergenang sekarang sudah surut,” ujar Djarot di Balai Kota, Senin (13/2).

Menurut mantan Wali Kota Blitar ini, banjir adalah air yang tidak surut hingga enam sampai delapan jam sehingga penduduk harus mengungsi. Jika genangan, Djarot mengatakan, air hanya bertahan kurang dari empat jam dan langsung surut.

Berbicara tentang genangan dan banjir mengingatkan kembali dengan pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang akrab dipanggil Foke. Foke ketika memimpin Ibu Kota RI menolak jika Jakarta dikatakan mengalami banjir. Dia mengatakan di Jakarta hanya terjadi genangan, bukan banjir.

“Harus dibedakan antara banjir dan genangan,” kata Fauzi Bowo saat menghadiri pisah sambut Kapolda Metro Jaya, Kamis (7/10/2010).

Foke menyatakan harus ada pembedaan antara banjir dan genangan. “Kalau banjir itu satu dua hari air di situ. Sedangkan genangan air itu lewat. Ini saya jelaskan perlu ada pemahaman tentang itu,” ujar Foke seperti dilansir Kompas.