Inilah Alasan Van Persie Melakukan Selebrasi Gol Provokatif
'Oguzhan mengatakan pada saya seharusnya saya pensiun saja dan bermain di tim untuk orang tua.'
MONDAYREVIEW.COM - Robin van Persie menerima sanksi larangan bertanding dua partai setelah merayakan gol dengan mengejek Oguzhan Ozyakup. Aksi merayakan gol kontroversial ini terjadi dalam laga Fenerbahce melawan Besiktas di Piala Turki awal bulan ini.
Eks pemain Arsenal ini merayakan gol dengan berlari, lalu melakukan sliding sembari berlutut di hadapan Ozyakup. Gol van Persie ini sendiri menjadi gol kemenangan Fenerbahce.
Apa pasal van Persie melakukan perayaan gol provokatif tersebut? Rupanya RvP tersinggung dengan ucapan Ozyakup bahwa ia adalah seorang pemain tua yang seharusnya pensiun saja.
“Setelah mengambil tendangan bebas, Oguzhan mengatakan pada saya seharusnya saya pensiun saja dan bermain di tim untuk orang tua. Hal ini mengganggu saya sehingga saya mengajarinya sesuatu setelah mencetak gol,” ujar Van Persie kepada Hurriyet.
Apa yang dilakukan oleh Robin van Persie mengingatkan dengan aksi Adebayor ketika mencetak gol bagi Manchester City pada September 2009. Ia berlari melintasi panjang lapangan hanya untuk melakukan sliding berlutut di hadapan pendukung Arsenal. Dalam sebuah wawancara dengan Express, Adebayor mengungkapkan alasannya melakukan selebrasi provokatif tersebut.

“Karena ketika saya meninggalkan Arsenal, mereka berkata, ‘Adebayor telah berakhir. Adebayor tidak dapat bermain bola lagi’. Saya dapat mengingat perasaan saya karena kami bertanding di stadion sekitar jam 10. Saya adalah orang pertama yang ada disana, jam 9.30. Saya dapat mendengar fans bernyanyi bersama ‘Ibu saya seorang sundal. Ayah saya memandikan gajah-gajah.’” terang Adebayor.
Aksi selebrasi provokatif ternyata memiliki alasan di belakangnya. Bermula dari ejekan, berakhir dengan selebrasi provokatif.




