Ini Nih Resep Sukses Mourinho Menaklukkan Chelsea

Herrera melakukan tugasnya lebih baik dibandingkan yang dilakoni Phil Jones pada Piala FA Maret 2017.

Ini Nih Resep Sukses Mourinho Menaklukkan Chelsea
Ander Herrera 1 gol, 1 assist (The Field)

MONDAYREVIEW.COM – Jose Mourinho kembali menunjukkan tajinya sebagai pelatih kelas wahid di dunia. Setelah takluk 0-4 dan 0-1 dalam pertemuan sebelumnya melawan Chelsea di bawah asuhan Antonio Conte, the special one akhirnya menemukan formula yang mampu meredam the blues. Manchester United pun menang 2-0 dalam laga di Old Trafford, Ahad (16/4).

Buktinya terlihat jelas dengan tak ada satu pun tendangan mengarah ke gawang David de Gea sepanjang 90 menit. Menariknya Mourinho menggunakan pendekatan strategi yang unik. Ia memakai formasi 4-4-2 awal mulanya. Dimana Marcus Rashford dan Jesse Lingard memimpin lini penyerangan. Di barisan tengah terdapat Paul Pogba dan Marouane Fellaini, sedangkan di sisi sayap ada Ander Herrera dan Ashley Young.

Rashford dan Lingard bukan hanya mampu tampil fluid dengan pergerakan dan kecepatannya, mereka pun mampu menekan barisan bek Chelsea sehingga tidak nyaman membangun serangan dari bawah.

Di barisan tengah, Pogba, Fellaini, Young, Herrera mampu menghambat eksplosivitas para gelandang dan winger Chelsea. Khusus untuk Herrera, ia bahkan mampu melakukan man to man marking terhadap Eden Hazard. Herrera melakukan tugasnya lebih baik dibandingkan yang dilakoni Phil Jones pada Piala FA Maret 2017.

MU boleh dibilang tidak memberikan Chelsea keleluasaan menguasai bola dan mengatur ritme permainan. Sementara itu striker Chelsea, Diego Costa berada di bawah tekanan secara bergantian antara Eric Bailly dan Marcos Rojo.

Tertinggal 2 gol, Chelsea mencoba mengganti pemain dan formasi. Cesc Fabregas dimasukkan untuk memperkuat lini tengah dan mengalirkan bola ke depan. Namun, Mourinho pun menyiapkan antitesisnya dengan menarik Jesse Lingard dan memasukkan Michael Carrick. MU pun lebih terproteksi secara pertahanan sejak dari lini tengah.

Mourinho mengatakan Manchester United mampu “mengontrol” Chelsea. Sedangkan Conte pun mengakui Manchester United menunjukkan hasrat dan ambisi yang lebih.