Halal Bihalal INATKF, Muchlas Rowi: Pentingnya Persatuan dan Kebersamaan
MONITORDAY.COM - Ketua Umum Indonesia Traditional Karate Federation (INATKF), H. Muchlas Rowi mengatakan momen pasca Idul Fitri 1442 H semestinya semangat kebersamaan semakin erat dalam keluarga besar karate tradisional Indonesia.
Begitupun kondisi pandemi yang belum mereda, nilai kebersamaan sesama anggota INATKF sejatinya harus lebih kokoh sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap soliditas organisasi.
" Momen Halal Bihalal ini, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Sebagai Ketum di INATKF, organisasi ini tidak bisa berdiri secara personal, tapi kebersamaan lah yang di butuhkan. Kita harus jaga prinsip organisasi yakni sikap kolektif kolegial," ucap Muchlas saat memberikan sambutan di Halal Bihalal Nasional INATKF yang di gelar secara virtual, Sabtu (29/5/2021).
INATKF dalam perjalanannya, berupaya menjaga nilai BUSHIDO dalam bingkai kemanusiaan dan perdamian yang menjadi basis utama.
Banyak hal yang dapat dipelajari dari INATKF, diantaranya adalah jiwa juang dan semangat tak kenal menyerah yang didukung sportifitas menjadi modal utama untuk menjadi pribadi-pribadi yang unggul.
Komisaris PT Jamkrindo ini juga menjelaskan bahwa INATKF sendiri telah memiliki 13 pengurus daerah (Pengda), sudah lebih dari yang dipersyaratkan KORMI untuk menjadi anggotanya (7 Pengda).
Untuk itu, INATKF bertekad untuk hadir di semua provinsi.
Perlu diketahui juga, INATKF dengan sokongan Pemerintah terus mengukir berbagai prestasi baik nasional dan internasional. Salah satunya, menggelar Karate Tradisional Afro-Asia Online 2020.
INATKF telah berkoordinasi dengan Asian Traditional Karate Federation (ATKF) juga International Traditional Karate Federation (ITKF) sebagai induk dari organisasi karate tradisional dunia. Karena itu, ITKF menyambuat baik dan memberikan rekomendasi kepada INATKF yang juga bekerjasama dengan ATKF untuk terselenggaranya event tahun lalu.
" INATKF mungkin baru, tapi capaiannya mendunia," tegas Muchlas.
Muchlas memprediksi bahwa pandemi ini bakal melandai bulan juli mendatang. Dengan begitu, Ia beserta PP INATKF bakal mengundang seluruh Pengda ke Jakarta, guna memperkuat kesolidan organisasi.
Founder Monday Media Group ini juga mengabarkan, banyaknya organisasi dunia yang mengundang INATKF menjadi bukti bahwa organisasi ini kian dikenal dan bertaji di kancah Internasional.
Terbaru, ada undangan dari Organisasi Karate Uzbekistan yang juga menghendaki INATKF untuk bisa mengikuti kejuaraan di bulan juni tahun ini. Namun penyelenggaraannya secara offline, tentu ini menjadi informasi bagus namun perlu pertimbangan, mengingat desaknya waktu dan kondisi pandemi yang belum sepenuhnya melandai.
Muchlas mengingatkan kepada seluruh peserta halal bihalal bahwa Festival dan Kejuaraan di Palembang 2022 mendatang sudah semakin dekat.
" Jaga kesehatan, pandemi belum mereda. Terus berlatih, jaga imun tubuh dengan olahraga dan asupan makanan yang sehat dan bergizi. Pasca pandemi ini, akan banyak event yang diselenggarakan INATKF," pesan Muchlas.
Muchlas pun menutup sambutannya dengan pantun penuh hikmah.
" Jikalau ada jarum yang patah, jangan disimpan dalam peti, kalau ada kata yang salah, jangan disimpan dalam hati,"
" Artinya, kita tak perlu salah paham, jangan simpan rasa buruk sangka, kita ini bersaudara. Mari kita jaga semangat, kebersamaan, fairness atau dalam bahasa sundanya handap ashor yakni rendah hati perlu di tonjolkan dalam organisasi ini," tutup Muchlas.
Sementara itu, Sekjen INATKF, Eben Heizer juga mengucapkan mohon maaf kepada seluruh pengurus jika selama ini, mungkin ada khilaf kata dan belum memberikan pelayanan terbaik, mohon dibukakan pintu maaf.
Eben menuturkan bahwa kebersamaan harus diciptakan dan dijaga oleh setiap individu yang tergabung didalamnya.
Sehati dan satu pikiran atau satu visi .Dalam sebuah organisasi akan terdapat banyak orang yang memiliki pendapat berbeda dan pola pikir yang berbeda.
"Kontribusi adalah peran kita terhadap sesuatu. Jadi bisa dikatakan bahwa kontribusi merupakan bantuan kita terhadap organisasi," pungkas Eben.
Aam Imanullah selaku moderator kegiatan pun tampak piawai memandu acara hingga Halal Bihalal hari ini berjalan lancar . Begitupun dengan peserta yang hadir di layar zoom, hampir seluruh Pengda berpartisipasi dalam suasana akrab dan penuh khidmat.




