Dukung Petahana, PPP Kubu Djan Diminta Hentikan Premanisme Politik

MONDAYREVIEW.COM, Jakarta - Dukungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz terhadap pasangan calon petahana dalam Pilgub DKI 2017 dikecam oleh Romahurmuziy, Ketua Umum PPP yang sah versi pemerintah.

Dukung Petahana, PPP Kubu Djan Diminta Hentikan Premanisme Politik
source: liputan6.com (google) romahurmuziy

MONDAYREVIEW.COM, Jakarta - Dukungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz terhadap pasangan calon petahana dalam Pilgub DKI 2017 dikecam oleh Romahurmuziy, Ketua Umum PPP yang sah versi pemerintah.

Romi-sapaan akrab Romahurmuziy mengingatkan agar Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz tidak lagi menggunakan 'bendera' partai.

Pernyataan Romi untuk Djan ini disebabkan karena adanya aliran dukungan dari partai berlambang kakbah itu kepada pasangan Basuki T Purnama(Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat, sementara sebelumnya PPP sudah mendeklarasikan mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

"Saya minta Djan Faridz stop bawa-bawa PPP. Dia tak berhak atasnamakan PPP," tegas Romi, ketika dihubungi wartawan, seperti dikutip Rmol.co, Senin (17/10).

PPP kubu Djan, kata Romi, tidak mempunyai haluan yuridis-administratif, otoritas moral dan tak ada sejarah nilai sebagai kader PPP. Kemarahan Romi pun tak terbendung, dia meminta pihak Djan menghentikan premanisme politik.

"Hentikan premanisme politik membajak partai warisan umat. Saya tak bisa menahan kalau atas kemarahan ulama dan kekesalan para kader yang merasa terhina dengan ulahnya membuat mereka melakukan hal-hal yang tak diinginkan," tandas Romi.

Djan, kata Romi, hanya mengurus Pilkada DKI saja, sementara 101 daerah lain yang mengikuti Pilkada serentak kurang diperhatikan. "Ini menunjukkan nafsu pribadi yang melandasi, bukan kepentingan umat dan konstituensi," jelasnya.

Seperti diketahui, PPP kubu Romi telah melabuhkan dukungan untuk pasangan Agus-Sylviana bersama Koalisi Cikeas. Namun, belakangan suara PPP terpecah lantaran Djan Faridz mendukung pasangan Ahok-Djarot. Meski demikian, Ketua DPW PPP DKI Abraham Lunggana (Lulung) yang dikenal sebagai loyalis Djan justru merapat ke Koalisi Cikeas. (FRZ)