Ditahan Imbang Rostov, Ini 5 Catatan dari Penampilan MU

Untuk pertama kalinya, Mourinho menggunakan pendekatan 3 bek di musim ini.

Ditahan Imbang Rostov, Ini 5 Catatan dari Penampilan MU
Rostov vs MU (The Sun)

MONDAYREVIEW.COM – Manchester United hanya mampu bermain seri 1-1 melawan Rostov di babak 16 besar Liga Europa yang dihelat di Olimp-2 stadium di Rusia pada Kamis waktu setempat (9/3). Henrikh Mkhitaryan mencetak gol pembuka MU setelah menerima umpan dari Zlatan Ibrahimovic di menit ke-35. Aleksandr Bukharov kemudian berhasil menyamakan skor di menit ke-53.

Seperti diungkap Sky Sports, inilah lima catatan penting dari penampilan Setan Merah di Rusia.

Permasalahan lapangan

Jose Mourinho sejak semula telah mengeluhkan kualitas lapangan Olimp-2 stadium kepada UEFA. Buruknya kondisi lapangan ditengarai membuat tingkat akurasi umpan para pemain MU hanya mencapai 61 persen (angka terendah sepanjang musim ini).

“Tidak mungkin bermain lebih baik dari ini,” kata Mourinho.

Mourinho bermain dengan 3 bek

Format 3 bek di Liga Inggris termasyhur penggunaannya oleh Antonio Conte musim ini di Chelsea. Untuk pertama kalinya, Mourinho menggunakan pendekatan 3 bek di musim ini. Dengan menempatkan Phil Jones, Chris Smalling dan Marcos Rojo sebagai trio bek. Sedangkan posisi bek sayap diposisikan oleh Ashley Young dan Daley Blind yang aktif naik-turun membantu serangan dan pertahanan.

Strategi 3 bek tersebut relatif berhasil diterapkan. Sehingga tak menutup kemungkinan format 3 bek tersebut diterapkan Mourinho di pertandingan-pertandingan mendatang.

Fellaini day

Dengan memilih pola serangan langsung Marouane Fellaini menunjukkan kapasitasnya. Kemampuan duel fisiknya, mengantisipasi umpan panjang, serta sundulan kepala menjadi paket unggul yang ditunjukkan Fellaini di partai melawan Rostov.

Pesona Mkhitaryan

Cedera hamstring saat menghadapi St Etienne di babak 32 besar, Mkhitaryan langsung tampil impresif di laga comeback-nya. Kombinasinya dengan Ibrahimovic kembali merepotkan pertahanan lawan. Pemain asal Armenia ini kini telah mencetak 4 gol dalam 7 penampilan terakhirnya. Sebuah sinyalemen Mkhitaryan merupakan pemain kunci bagi MU saat ini.

Prioritas di Liga Europa

Manchester United adalah nama besar di Liga Europa pada musim ini, Di tahun lalu pada babak 16 besar masih terdapat Borussia Dortmund, Sevilla, Liverpool dan Tottenham Hotspur. Pada musim ini praktis tinggal tersisa klub dengan sejarah dan nama besar pada Manchester United, Roma, dan Lyon. Itu pun dengan catatan Roma dan Lyon telah bertemu di babak 16 besar, sehingga akan tumbang salah satunya.

Menjadi juara Liga Europa akan menjadi tiket langsung bagi MU untuk berkiprah di Liga Champions musim mendatang. Mourinho sendiri telah mengungkap skema rencananya untuk masuk 4 besar Liga Inggris atau menjadi juara Liga Europa demi meraih tiket ke Liga Champions musim depan.