Dari Hari Pers Nasional Hingga 3 Kandidat Pilkada DKI Jakarta Mewarnai Media Sosial

Tanggal 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional. Hal itu berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985.

Dari Hari Pers Nasional Hingga 3 Kandidat Pilkada DKI Jakarta Mewarnai Media Sosial
Pers

MONDAYREVIEW.COM – Tanggal 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional. Hal itu berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985. Keputusan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985 itu menyebutkan bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila.

Pers Nasional sendiri mengalami tantangan dengan merebaknya hoax serta daya literasi dari bangsa ini. Tentu banyak harapan agar pers dapat menjadi pilar bagi pembangunan bangsa ini. Tak mengherankan jika Selamat Hari Pers Nasional menjadi trending topic pada hari ini.

#MemotretJakartaBaru2. Foto dapat berbicara lebih banyak dibandingkan 1000 kata, begitulah analoginya. Hal tersebut yang ditunjukkan oleh para pendukung pasangan Ahok-Djarot yang menunjukkan Jakarta telah on the track dalam pembangunannya.

#SatuDoaUntukJakarta. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, menghadiri istighosah “Satu Doa untuk Jakarta” di Gelanggang Olahraga Senam, Jalan Raden Intan II, Jakarta Timur, Rabu malam (8/2). Menariknya meski berlangsung semalam, cuitan tentang hal tersebut berhasil menjadi trending topic.

#BerjamaahCoblosPecinya. Sementara itu agar memorable konsep ‘Coblos Pecinya’ diusung oleh kandidat Anies Baswedan-Sandiaga Uno. PDIP dahulu pernah mengusung konsep ‘Coblos Banteng Moncong Putih’. Sementara itu, apa yang dilakukan oleh kandidat Anies-Sandiaga merupakan diferensiasi dengan kandidat lain dan menegaskan basis suara dukungan mereka: umat Islam.