Dana Desa Untuk Pemerataan Pembangunan Desa Bukan Untuk BUMDes
MONDAYREVIEW.COM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Sadarestuwati merasa kecewa dengan pemanfaatan dana desa yang banyak digunakan untuk BUMDes. Pasalnya, pencanangan dana desa itu difokuskan untuk pemerataan pembangunan desa bukan untuk BUMDes.
MONDAYREVIEW.COM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Sadarestuwati merasa kecewa dengan pemanfaatan dana desa yang banyak digunakan untuk BUMDes. Pasalnya, pencanangan dana desa itu difokuskan untuk pemerataan pembangunan desa bukan untuk BUMDes.
Dia mengatakan cita-cita awal dana desa itu untuk pemerataan pembangunan yang dimulai dari desa. Namun, dia menemukan penggunaan dana desa yang mencapai 450 juta atau 60 persen dari total alokasi anggaran sebesar 750 juta di Desa Toapaya Selatan Kabupaten Bintan Kepulauan Riau untuk BUMDes.
"Dari awal dana desa direncanakan untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan, kenapa belakangan Menteri mengubah Permendes sehingga bisa digunakan untuk kegiatan atau proyek lainnya," kata Estu.
Politisi PDI-P ini mengaskan bahwa BUMDes sudah ada anggaran dan program tersendiri. Maka dari itu, dia menilai sangat tidak tepat bila dana desa digunakan BUMDes.
"Dana desa dipergunakan untuk BUMDes saya nilai sangat tidak tepat sasaran, karena kemungkinan terjadinya penyelewengan sangat besar dan hanya orang-orang tertentu saja yang menikmati bukan masyarakat luas," tegas Estu.
Ia mengharapkan pemerintah harus lebih fokus melakukan pengawasan dan memberikan petunjuk yang lebih jelas terkait pola pemanfaatan dana desa. Sehingga, tambahnya, aparat desa tidak menggunakan dana desa untuk kepentingan kelompok tertentu tapi mengedepankan masyarakat luas. (jam)




