Bonus Demografi dan Full Day School

Amanat konstitusi mengungkapkan agar pembangunan manusia Indonesia dapat maju secara jiwa dan raganya.

Bonus Demografi dan Full Day School
Pendidikan (USAID)

MONDAYREVIEW.COM, Jakarta - Amanat konstitusi mengungkapkan agar pembangunan manusia Indonesia dapat maju secara jiwa dan raganya. Bukan hanya pembangunan secara fisik, melainkan juga secara jiwa. Maka digenjotnya pembangunan infrastruktur dari Sabang-Merauke hendaknya juga diimbangi dengan pembangunan karakter dari sumber daya manusia Indonesia.

Terlebih ketika Indonesia akan mengalami bonus demografi, maka semenjak sekarang persiapan pengembangan pendidikan karakter harus disiapkan. Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, yaitu jumlah usia angkatan kerja (15-64 tahun) mencapai sekitar 70 persen, sedang 30 persen penduduk yang tidak produktif (usia 14 tahun ke bawah dan usia di atas 65 tahun) yang akan terjadi pada tahun 2020-2030, kata Plh Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN Ida Bagus Permana.

Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan Mendikbud Muhadjir Effendy bahwa dalam model pendidikan yang menekankan akselerasi pertumbuhan saja, teraktualisasi model pendidikan adminstratif-terencana yang memungkinkan terhambatnya reproduksi makna dalam proses belajar mengajar di sekolah. Proses belajar pun menjadi tak lebih dari sekadar transfer of knowledge ansich.