Bersilaturahmi Ke Muhammadiyah Kuningan, Muchlas Rowie : Warga Persyarikatan Harus Menjadi Pemilih Cerdas Serta Bijak Bermedia Sosial

Setelah Cirebon, hari kedua blusukan di wilayah utara Jawa Barat, Kamis (24/1) Ketua Umum Balad Jokowi Muchlas Rowie kembali bersilaturahmi dan bertemu sapa dengan pengurus daerah dan perwakilan masyarakat Muhammadiyah Kabupaten Kuningan.

Bersilaturahmi Ke Muhammadiyah Kuningan, Muchlas Rowie : Warga Persyarikatan Harus Menjadi Pemilih Cerdas Serta Bijak Bermedia Sosial
Muchlas Rowie Bersilaturahmi Dengan PDM Kuningan (doc. Istimewa)

MONITORDAY.COM - Setelah Cirebon, hari kedua blusukan di wilayah utara Jawa Barat, Kamis (24/1), Pengurus Majelis LSBO PP Muhammadiyah Muchlas Rowie kembali bersilaturahmi dan bertemu sapa dengan pengurus daerah dan perwakilan masyarakat Muhammadiyah Kabupaten Kuningan.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besar kepada keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Kuningan atas sambutan dan jamuannya," kata Muchlas dihadapan puluhan warga Muhammadiyah, Kuningan, Kamis (24/1)

Dalam silaturahmi tersebut, Muchlas juga didaulat sebagai pemateri untuk memberikan materi terkait dakwah media sosial bagi warga Muhammadiyah.

Media Sosial, lanjut Muchlas bagai dua mata sisi koin yang berbeda dalam penggunaanya dalam era digital. Bisa bermanfaat jika benar penggunaanya tetapi bisa menjadi senjata yang mematikan dari senjata pembunuh lain apabila salah digunakan.

"Inilah bisa sering kita sebut hoaks atau berita palsu yang tidak jelas kebenaran dan sumber informasinya. Dalam ajaran Islam sendiri menyebarkan berita bohong sangat dilarang karena jika tidak dicroscek atau tabayun menimbulkan kemudhoratan dan kerusakan," terang Ketua Umum Balad Jokowi ini.

Muchlas mengingatkan bahwa setidaknya ada empat panduan akhlak bermedia sosial bagi warga muhammadiyah.

Pertama Muroqobah, jadi dalam bermedia sosial harus menaati apa yang menjadi tujuannya semata untuk mengharapkan nilai ibadah berlandaskan ketaatan kepada Allah.

"Selain itu, warga Muhammadiyah harus penuh tanggung jawab dalam menyebarkan informasi dan berita dan mengedepankan azas manfaat dibandingkan kemudhoratan dan terakhir, perlu seleksi yang ketat (selektif) dalam menerima segala informasi yang bersumber dari media sosial," ungkap pemilik Monday Media Group.

Terkait pilpres 2019, Muchlas berharap serta mengajak kepada seluruh para warga Muhammadiyah mesti juga bijak menggunakan medsos dan aktif membendung segala hoaks yang beredar di alam dunia maya.

"Terpenting itu juga dalam kondisi tensi politik sedang tinggi, walaupun berbeda pilihan jangan hanya gara-gara hoaks memutuskan silaturahmi. Sebagai warga negara dan persyarikatan, maka kita harus secara dewasa untuk menerima perbedaan dan pilihan masing-masing. Bisa saja pilihan diantara kita berbeda,silahkan saja. Jangan sampai karena berbeda malah kita sebagai warga persyarikatan ikut-ikutan menyebarkan hoaks yang beredar bukan membendungnya. Ayo kita lawan hoaks !", tegasnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kuningan Wahdi TB Katmawi memberi apresiasi atas kehadiran Muchlas Rowie sebagai bentuk silaturahmi antar sesama umat muslim dan warga persyarikatan.

Selain itu, Wahdi mengimbau kepada pengurus dan warga persyarikatan yang hadir maupun keseluruhan yang berada di daerah Kuningan agar menggunakan hak pilih serta menjadi pemilih cerdas dalam memilih calon anggota dewan dan calon presiden di pemilu 2019.

"Salah satunya yakni tidak mudah menerima berita hoaks dan tidak ikut serta menyebarkannya," pungkasnya.