Beri Panggung dan Kesempatan Berekspresi bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Galeri Nasional menyelenggarakan pameran seni rupa Nusantara yang memberi kesempatan bagi dua perupa berkebutuhan khusus untuk unjuk karya.

Beri Panggung dan Kesempatan Berekspresi bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Mendikbud menggandeng dan mengajak berbicara murid Sekolah Luar Biasa

MONDAYREVIEW.COM – Ada banyak cara untuk mengoptimalisasikan mereka yang berkebutuhan khusus. Salah satunya adalah dengan memberikan mereka panggung untuk menunjukkan kemampuan atau memamerkan karya mereka.

Hal tersebut dilakukan Galeri Nasional dengan menyelenggarakan pameran seni rupa Nusantara yang memberi kesempatan bagi dua perupa berkebutuhan khusus untuk unjuk karya. Dua perupa itu yakni Dwi Putro Mulyono Jati yang mengalami skizofrenia dan Aqil Prabowo yang mengalami disleksia.

Pameran di Galeri Nasional tersebut diberi tajuk Perupa Membaca Indonesia dan berlangsung dari 7-27 Maret 2016. Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan pameran bertajuk Perupa Membaca Indonesia dan Pekan Film Nasional menjadi kebangkitan bidang etika, estetika, dan kinestetika di dunia pendidikan yang kerap diabaikan.

“Pendidikan terlalu mengutamakan baca, tulis, dan hitung. Padahal, enam aspek itu saling melengkapi,” tutur Muhadjir Effendy seperti dilansir Kompas.

Menurut Muhadjir program penguatan karakter yang digagas Kemdikbud bertujuan agar anak didik mampu berekspresi dan saling menghargai.

“Sejak dini, anak perlu diajak mengekspresikan diri dan menghargai ekspresi orang lain,” imbuh Muhadjir.