Aher Siap Jadi Juru Kampanye Anies-Sandi

Aher sendiri diharuskan cuti dari jabatannya selama menjadi juru kampanye Anies-Sandi.

Aher Siap Jadi Juru Kampanye Anies-Sandi
Aher (PKS Riyadh)

MONDAYREVIEW.COM – Pilkada DKI Jakarta menjadi panggung kontestasi yang menarik adanya. Beberapa sosok berpengalaman terjun langsung di pilgub dengan cita rasa pilpres ini. Setelah Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, dan Susilo Bambang Yudhoyono turun gunung di Pilkada DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pun akan menjadi juru kampanye pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Turun langsungnya para tokoh tersebut dipercaya turut mendongkrak elektabilitas kandidat. Seperti diperlihatkan dengan Prabowo Subianto yang ikut kampanye di Pilkada DKI Jakarta. Berbasiskan survei dari konsultan politik PolMark Indonesia, sosok Prabowo ternyata lebih tinggi elektabilitasnya dibandingkan Joko Widodo di DKI Jakarta. Alhasil Prabowo pun ikut terjun sebagai “kartu” yang turut menyumbang naiknya elektabilitas pasangan nomor urut 3.

Seperti diketahui pasangan Anies-Sandi didukung oleh Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera. Ahmad Heryawan merupakan kader PKS yang menjadi Gubernur Jawa Barat. Sementara itu di kubu Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, ketika debat kandidat ketiga nampak Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP Ganjar Pranowo.

Aher sendiri diharuskan cuti dari jabatannya selama menjadi juru kampanye Anies-Sandi.

"Apabila saya diminta, saya siap jadi jurkam Anies di Jakarta," kata Aher berdasarkan keterangan tertulis kepada media.

Sementara itu Anies Baswedan mengapresiasi pengalaman Aher yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat untuk kali kedua. Pertemuan keduanya kemarin membicarakan penanganan masalah antara Jawa Barat dan Jakarta, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian, transportasi, lingkungan hidup dan pengelolaan air.

"Kami memang tidak membicarakan secara spesifik program A, B, C, tapi lebih banyak beliau bercerita hal-hal apa yang perlu menjadi perhatian kita," kata Anies yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.