3 Alasan Penonton FF8 Menurun

Menurut Jeff Bock, seorang analis box office dari Exhibitor Relations, peminat film Fast and Furious 8 (FF8) menurun.

3 Alasan Penonton FF8 Menurun
Paul Walker

LAKEYBANGET.COM - Menurut Jeff Bock, seorang analis box office dari Exhibitor Relations, peminat film Fast and Furious 8 (FF8) menurun. Di seluruh Amerika Utara saja misalnya, film garapan F.Gary Gray itu hanya mendapat pendapatan USD 100,2 juta atau Rp 1,331 triliun pada pekan pertama perilisannya.

Turun drastis jika dibandingkan dengan pendapatan di Tiongkok yang mencapai SD 190 juta atau Rp 2,524 triliun dalam dua hari saja, yaitu Jumat dan Sabtu. Menurut Jeff Bock, ada 3 alasan kenapa jumlah penonton FF8 jauh menurun dibandingkan dengan FF7.

1. Tidak Adanya Paul Walker


FF7 memang menjadi film Fast and Furious yang paling menguras emosi. Di tengah proses syuting, Paul Walker tewas karena kecelakaan. Ending film akhirnya dijadikan ajang salam perpisahan Paul dengan seluruh fans.

2. FF7 Dianggap sebagai Ending yang Sempurna


Di ending, FF7 mempertunjukan adegan mobil Paul Walker (Brian O'Conner) Dominic Toretto yang berpisah di persimpangan, ditambah merdunya suara Charlie Puth ketika menyenandungkan See You Again, sukses bikin sebagian besar penonton menangis bombai. Itu kenapa sebagian fans menyesalkan kenapa FF7 tidak dijadikan ending francise film balapan itu saja.

3. Fast Furious Memang Dianggap Film Kelas B


Dalam sebuah wawancara, Produser Fast Furious Neal Moritz pernah mengatakan, film dengan tema balapan  dan puluhan mobil keren kerap dianggap sebagai film kelas B di Amerika. Meski kelasnya tidak tinggi, Moritz menggarap franchise film itu dengan kualitas A. "Kerja keras itu terbukti dan terbayar. Kami puas," ujar Moritz.