18 Maret dan Sejarah di Kalimantan

18 Maret 1942 yaitu pengangkatan Pangeran Musa Ardi Kesuma menjadi Ridzie (gubernur) penguasa tertinggi yang memiliki kewenangan pemerintahan sipil oleh Dai Nipon di Banjarmasin.

18 Maret dan Sejarah di Kalimantan
Kalimantan dari foto satelit (indonesia-tourism.net)

MONDAYREVIEW.COM - Peristiwa bersejarah tanggal 18 maret berkaitan dengan sejarah Kalimantan. 18 Maret 1942 yaitu pengangkatan Pangeran Musa Ardi Kesuma menjadi Ridzie (gubernur) penguasa tertinggi yang memiliki kewenangan pemerintahan sipil oleh Dai Nipon di Banjarmasin. Wilayah kekuasaan meliputi Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Hulu Sungai (Kalimantan Selatan) dan Kapuas-Barito (Kalimantan Tengah).

Semenjak awal tahun 1942, dipimpin oleh Jenderal Hitosi Imamura berhasil menduduki Tarakan, Kalimantan Timur, Balikpapan, Pontianak, Samarinda dan terakhir sampai Banjarmasin. Selain itu Jepang juga berhasil mendarat di wilayah Indonesia lainnya.

Pangeran Musa Ardi Kusuma adalah anggota Pimpinan Pemerintah Civil (PPC), suatu pemerintahan sementara yang dibentuk degan persetujuan walikota Banjarmasin dalam pemerintahan Kolonial Hindia Belanda yaitu R. Mulder menjelang kedatangan tentara Jepang ketika pemerintahan Hindia Belanda mulai vakum.